PERJALANAN
HIDUP DI BANGKU PENDIDIKA
Nama saya yulianus walpka saya di lahirkan di Kampung Dewok pada tanggal
5-juli 1996 Dari kedua orang tua saya Ayah yang bernama dominikus walopka ibu
saya yang bernama siska ondelka,dan sya anak yang ke-5 dari tujuh bersaudara
tapi saying-nya ke-4 saudara cowok dan cewek telah meninggal dunia maka kami
hanya bertiga yaitu: yakobus walopka,salomina walopka dan saya seendiri dan
juga ibu tiri saya punya anak laki-laki yang bernama makxi walopka jadi kami
hanya berempat.
Pada waktu itu kedua kaka saya meninggalkan kampung halaman dan menuju ke kota Holandya/jayapura. Pada
tahun 2003 saya masuk kelas satu SD pada saat itu hanya satu guru yang mengajar
kami mulai dari kelas satu SD sampai kelas Lima
tetapi guru kami bukan guru biasa tapi dia guru agama tetapi hanya
kemauan-nya.
Pada tahun 2005 saya pindah SD dari
kampung Dewok menuju ke kecamatan Iwur dengan berjalan kaki dari pagi 06.00 sampai tiba di kecamatan pukul 14.30
sesampai di kecamatan saya bersekolah selama satu tahun saya Pindah sekola dari
kecamatan iwur menuju kota jayapura di
kota jayapura saya versekolah selama Enam bulan Dan Saya Pindah Lagi Ke
kecamatan Iwur dan saya bersekolah kembali seperti biasanya dan pada saat itu
saya bersama kaka salomina tinggal bersama–sama di kota iwur dan kaka saya
tamat SD pada tahun 2007 dan melanjutkan sekolah menengah pertama(SMP) di
kabupaten kerom.dansaya tamat pada tahun 2009 dan saya melanjutkan sekolah
lanjutan tinkat pertama(SLTA) di kota jayapura di SMP YAPEND 45 Kelapa Dua
entrop,kami membuat sebuah Gubuk dan kami tinggal dengan jumlah anak sebanyak
29 anak dan orang tua walli kami yang bernama yonas yokesan yang selalu
mendampingi kami dan menjaga kami .
Selama kami hidup di kota jayapurabanyak
kakak-kaka dan teman-teman kita selalu bekerja sama untuk mencari kebuthuan
hidup setiap hari yaitu bekerja bangunan dan membantu tetangga di sekitar entop
maupun di luar entrop untuk mendapat berkat sedikit itu cukup untuk kami semua
di satu Gubuk itu sampai sekarang teman-teman saya hanya demi masa depan mereka
bisa bertahan di entrop,kadang-kadang kami juga melawan sekolah dalam satu
minggu kami melawan sekolah tiga hari sekali hanya karna lapar dan malas yang
membuat kami melawan sekolah. Dan saya besyukur kepada tuhan yang maha kuas
atas berkat-nya saya bisa sampai di kota semarang dan juga saya bersyukurkepada
yayasan bintebusih, pemdah kabupaten peggunugan bintang karena di sini saya
bisa belajar dengan baik dan juga bisa mendapat pengetahuan yang saya tidak
tahu menjadi tahu semoga saja kami semua anak-anak pelajar dari pegunugan
bintang bisa dapat menyelesaikan tanggung jawab kami sebagai pelajar dan inilah
perjalanan hidup saya dari awal hingga h pertengahan ini.
Sakit dalam perjuangan itu hanya sementara. Bisa jadi
Anda rasakan dalam semenit, sejam, sehari, atau setahun. Namun jika menyerah,
rasa sakit itu akan terasa selamanya…!!!
JALAN INI
APA YANG HARUS KU TEMPUH
CERITA TENTANG SEBUAH PERJUANGAN
LALUI SEGALA ARAL
TAK ADA PEMBEDA
ANTARA AKU, KAU, KITA, DAN MEREKA
SEMUA BERJUANG BERSAMA DALAM HIDUP
APAKAH SEBENARNYA,
YANG KITA CARI DI KEHIDUPAN INI ?
MASA LALU TERTINGGAL
MENJADI SEBUAH SEJARAH
MASA DEPAN, MENJADI MISTERI TAK SEORANG PUN MAMPU MENYANGKALNYA
SENYUMAN SERTA TANGISAN
MEMBERI RASA
SUKA DAN DUKA
SILIH BERGANTI MENGHAMPIRI
SEMUA BERKUMPUL
MELEBUR JADI SATU
MENJADI SEBUAH WARNA
MENAMBAH INDAH MAKNA HIDUP
Dosa jangan di[+]
Amal jangan di[-]
Cinta jangan di[:]
Gugur bunga karena layu …
Gugur iman karena NAFSU …
Tertawa karena bahagia …
Menangis karena bersedih …
Bertobat karena berdosa …





















